MA Abu Darrin terus menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi non-akademik siswa melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler. Salah satu yang paling menarik perhatian dan berhasil mencetak siswa-siswi terampil adalah ekstrakurikuler Handicraft atau kerajinan tangan. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah untuk menyalurkan hobi, tetapi juga sarana untuk membekali siswa dengan keterampilan praktis yang bernilai ekonomis, sejalan dengan visi sekolah untuk menciptakan lulusan yang mandiri dan berdaya saing.
Ekstrakurikuler Handicraft ini memiliki tujuan utama untuk melatih kreativitas, ketelitian, dan kesabaran para peserta didik. Dalam setiap sesi pertemuan, siswa didorong untuk berpikir out-of-the-box dalam mengolah bahan-bahan sederhana menjadi produk bernilai seni. Manfaatnya pun beragam, mulai dari mengasah motorik halus, menumbuhkan apresiasi terhadap karya seni lokal, hingga memahami dasar-dasar kewirausahaan melalui pameran dan penjualan hasil karya.

Proses pembuatan karya dalam ekstrakurikuler ini selalu diawali dengan tahapan perencanaan dan pemilihan bahan. Siswa diajak untuk mengidentifikasi potensi bahan-bahan daur ulang atau bahan baku lokal yang mudah diakses, seperti kain perca, koran bekas, botol plastik, atau serat alam. Setelah bahan terkumpul, tahap selanjutnya adalah pembersihan dan persiapan bahan, yang menuntut ketelatenan agar material siap diolah tanpa mengurangi nilai estetikanya.
Memasuki tahap inti, para peserta dibimbing untuk menguasai berbagai teknik dasar kerajinan, mulai dari memotong, menempel, menjahit sederhana, hingga melukis di media non-konvensional. Fokus utama adalah pada detail dan kualitas pengerjaan. Setiap siswa didorong untuk memiliki sentuhan personal pada karyanya, menjadikannya unik dan berbeda. Pembimbing ekstrakurikuler selalu menekankan pentingnya kerapihan dan fungsi akhir dari produk yang dihasilkan.
Dari proses yang terstruktur, ekstrakurikuler Handicraft MA Abu Darrin berhasil melahirkan beragam jenis karya. Salah satu kategori utamanya adalah kerajinan fungsional. Karya dalam kategori ini meliputi tempat pensil dari stik es krim, kotak penyimpanan yang dihias dari kardus bekas, hingga tas jinjing sederhana yang dijahit dari kain perca. Karya-karya ini membuktikan bahwa sampah atau limbah pun dapat diubah menjadi barang yang berguna sehari-hari.
Kategori kedua adalah kerajinan dekoratif dan seni. Ini mencakup karya-karya yang lebih berfokus pada estetika dan hiasan, seperti lukisan di atas media kayu, hiasan dinding dari anyaman tali atau benang, dan miniatur berbahan dasar tanah liat atau bubur kertas. Karya-karya dekoratif ini seringkali menjadi primadona dalam setiap pameran seni di sekolah, menunjukkan tingginya cita rasa seni siswa-siswi MA Abu Darrin.
Keberhasilan ekstrakurikuler Handicraft ini tidak lepas dari dukungan penuh pihak sekolah dan dedikasi pembimbing. Melalui kegiatan ini, MA Abu Darrin berharap dapat menumbuhkan jiwa kreatif dan kewirausahaan sejak dini. Diharapkan, keterampilan kerajinan tangan yang didapat siswa dapat menjadi bekal hidup yang bermanfaat, bahkan berpotensi menjadi sumber penghasilan tambahan atau membuka lapangan kerja baru setelah mereka lulus.

Pondok Pesantren (Ponpes) Abu Dzarrin, Bojonegoro, menggelar acara tahlil dan doa bersama dalam rangka memperingati Haul Ibu Nyai Hj. Umi Nasichah Dimyathi, yang merupakan mendiang istri dari pendiri pesantren. Kegiatan religius ini dilaksanakan pada Kamis (13/11/2025) di maqom dzurriyah Abu Dzarrin, yang berlokasi di Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro.
Acara haul tersebut diikuti oleh seluruh anggota civitas akademika pesantren, namun diatur secara bergelombang untuk menjaga ketertiban. Rangkaian tahlil dimulai sejak pagi, pukul 07.00 hingga 13.00 WIB, dengan pembagian jadwal berdasarkan jenjang pendidikan—mulai dari siswa MA (Putra dan Putri), PAUD/RA, MI, hingga MTs—masing-masing didampingi oleh guru mereka.
Setelah selesai melaksanakan tahlil, seluruh peserta berkumpul di kediaman pengasuh pesantren, KHA. Saifurrochmah Dimyathi, untuk mengikuti santap siang bersama. Santapan soto disajikan sebagai simbol kuatnya kebersamaan dan wujud rasa syukur seluruh keluarga besar Ponpes Abu Dzarrin.
KHA. Saifurrochmah Dimyathi, yang akrab disapa Gus Syaif dan merupakan keturunan pendiri pesantren, menjelaskan bahwa peringatan haul ini memiliki makna ganda. Selain sebagai bentuk bakti dan doa bersama agar amal jariyah almarhumah terus mengalir, kegiatan ini juga bertujuan untuk mempererat silaturahmi di antara seluruh keluarga besar pesantren.
“Ibu Nyai Umi Nasichah Dimyathi adalah figur ibu yang penuh kasih. Beliau telaten dalam membimbing para santri dan masyarakat sekitar dengan keteladanan yang bersahaja namun memberi dampak mendalam,” tutur Gus Syaif.
Gus Syaif, yang juga Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Bojonegoro, menambahkan bahwa semangat yang ditinggalkan oleh Ibu Nyai Umi Nasichah menjadi inspirasi abadi. Beliau berharap seluruh santri dan dzurriyah Ponpes Abu Dzarrin dapat terus menjiwai nilai-nilai keikhlasan, kesederhanaan, dan pengabdian kepada umat.

Bojonegoro, 15 November 2025 – Kabar membanggakan datang dari bidang literasi. Siswa Madrasah Aliyah (MA) Abu Darrin Bojonegoro, Ahmad Musthafa Ibrahim dari kelas 10.1, sukses meraih gelar Juara 1 Lomba Cipta Puisi dalam rangkaian Pestra (Pekan Bahasa dan Sastra) yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Airlangga (Unair) tahun 2025.
Pestra adalah kompetisi bahasa dan sastra tingkat SMA Sederajat yang diikuti oleh peserta-peserta terbaik dari berbagai sekolah di tingkat nasional. Keberhasilan Ahmad Musthafa Ibrahim menaklukkan kompetisi ini menunjukkan bakat luar biasa yang dimilikinya dalam dunia kepenulsn, khususnya menulis puisi.
Karya cipta puisi yang dibawakan oleh Ahmad Musthafa dinilai oleh dewan juri memiliki kedalaman makna filosofis, penguasaan diksi yang matang, dan kekuatan emosi yang mampu menyentuh hati. Puisi tersebut berhasil mengungguli puluhan karya peserta lain dalam berkompetisi tersebut.
Keberhasilan meraih Juara 1 di tingkat nasional dalam ajang Pestra ini semakin memperkuat citra MA Abu Darrin sebagai lembaga pendidikan yang berorientasi pada pengembangan potensi siswa secara holistik.
MA Abu Darrin Manfaati, Bersinergi, Barokahi.

Bojonegoro, 1 November 2025 – Madrasah Aliyah (MA) Abu Darrin Bojonegoro sukses menyelenggarakan acara English Day yang meriah dan edukatif. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi dengan STEKIA Cendekia dan mahasiswa internasional dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.
Acara English Day ini bertujuan untuk meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam berkomunikasi menggunakan Bahasa Inggris secara langsung dengan penutur asing. Seluruh rangkaian acara didampingi dan difasilitasi oleh guru Bahasa Inggris, Bapak Syahab dan Ning Rofi’.
Momen spesial ini dihadiri oleh sejumlah mahasiswa asing yang sedang menempuh studi di ITS Surabaya, yaitu perwakilan dari Bangladesh, Uganda, Joshua, serta dua mahasiswa dari Malaysia. Kehadiran mereka disambut antusias oleh siswa-siswi MA Abu Darrin.
Kegiatan utama diisi dengan sesi komunikasi interaktif di mana para siswa didorong untuk mempraktikkan kemampuan Bahasa Inggris mereka dalam percakapan sehari-hari. Selain itu, ada pula sesi sharing yang sangat inspiratif.
Dalam sesi sharing, para mahasiswa internasional berbagi pengalaman mereka tentang budaya, pendidikan, dan kehidupan di negara asal mereka. Hal ini tidak hanya memicu minat siswa dalam berbahasa Inggris, tetapi juga membuka wawasan mereka tentang keberagaman global dan pentingnya penguasaan Bahasa Inggris.
MA Abu Darrin Bojonegoro berharap kolaborasi semacam ini dapat terus berlanjut guna membentuk lulusan yang memiliki wawasan global dan kemampuan komunikasi internasional yang kuat.
MA Abu Darrin Manfa’ati, Bersinergi, Barokahi

Bojonegoro – Tim Lomba Ketangkasan Baris-Berbaris (LKBB) Madrasah Aliyah (MA) Abu Darrin Bojonegoro berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih gelar Juara Harapan 1 dalam ajang LKBB ADIPATI 2.5 tingkat Pulau Jawa.
Lomba bergengsi ini dilaksanakan pada Minggu, 2 November 2025, bertempat di Lapangan Futsal & Basket SMAN 1 Tuban.
Keberhasilan ini merupakan buah dari penampilan tim yang disiplin, kompak, dan penuh energi, serta merupakan hasil bimbingan intensif dari Kak Rizky dan Bu Inna Alma Al Ma’arij, S.Pd.
Prestasi ini membuktikan bahwa MA Abu Darrin mampu bersaing di kancah regional, sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus mengukir prestasi.
MA Abu Darrin Manfaati, Bersinergi, Barokahi
